Pekan yang Penting untuk Data AS
Data AS & Pidato Fed Patut Diperhatikan
Meskipun perkembangan dalam proses perdamaian antara AS dengan Iran akan tetap menjadi pendorong utama bagi USD dalam jangka pendek, para pelaku pasar juga akan mengamati sejumlah data penting dari AS pada pekan ini.
Kita bisa memperkirakan bahwa penggerak harga secara fundamental di pekan ini pada data CPI US yang akan dirilis pada hari Selasa nanti, diikuti oleh PPI pada hari Rabu dan penjualan ritel pada hari Kamis.
Selain itu adanya perubahan suara hawkish yang kita lihat pada pertemuan FOMC terakhir, tentu akan membuat para pelaku pasar terus mengamasi data apa pun yang dianggap berpotensi menggeser sikap Fed lebih condong ke arah hawkish.
Memang, dengan perkiraan CPI tahunan akan melonjak menjadi 3,7% dari 3,3% bulan lalu, USD dapat mulai menguat lagi karena para pedagang mulai meningkatkan ekspektasi hawkish Fed.
Risiko Fed ketika Berubah Hawkish
Pada pertemuan terakhir, para pembuat kebijakan the Fed terdengar menyatakan kekhawatiran tentang pergerakan inflasi sementara perang Iran masih berlanjut. Mengingat tidak ada kemajuan yang dicapai dalam negosiasi (kedua belah pihak masih belum sepakat dengan syarat masing-masing), kebuntuan belum juga berakhir dan tentu harga minyak tetap berada di sekitar level $100 per barel, tekanan inflasi tampaknya tidak akan mereda dalam waktu dekat.
Kita juga akan mendengar banyak pernyataan dari para pejabat Fed sepanjang minggu ini, dan komentar-komentar yang bernada hawkish atau setidaknya mengarah ke arah sana. kemungkinan akan memperkuat respons pasar bullish USD terhadap kenaikan inflasi baru.
